Home / Bisnis / Cara dan Analisis Usaha Berkebun Mangga Gedong

Cara dan Analisis Usaha Berkebun Mangga Gedong

Seminar SMO dan Privat FB Ads

Cara dan Analisis Usaha berkebun mangga gedong – Setelah di artikel sebelumnya telah dijelaskan dengan lebih rinci tentang apa itu manga gedung gincu, cara penanamannya, dan syarat-syarat kebun manga gedong gincu. Sekarang akan dijelaskan sedikit tentang langkah-langkah kegiatan berkebun manga gedong gincu dan analisis usaha berkebun manga gedong gincu. Berikut penjelasannya :

Cara dan Analisis Usaha Berkebun Mangga Gedong

Langkah-langkah kegiatan Kebun Mangga Gedong Gincu

1. Pemangkasan Produktif

  • Pemangkasan Cabang/Ranting yang kering
  • Pemangkasan Cabang/Ranting yang terkena hama/penyaki
  • Pemangkasan Cabang/Ranting yang terkena benalu
  • Pemangkasan Tunas Air

Dilaksanakan pada : musim Kemarau/akhir musim panen Bulan Sepetember.
Tujuannya : Untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan produktivitas buah serta kontinuitas pembuahan.
Alat yang digunakan : Gunting Stek dan Gergaji.
Luka Batang yang dipangkas diolesi dengan Meni.

2. Pemupukan

  • Pupuk Kandang secukupnya (80 Kg per pohon / 2 karung)
  • Pupuk NPK 16‐16‐16
  • Pupuk Mikromil Zn

Pemupukan dilaksanakan 2 kali :

  1. Pupuk I Setelah pemangkasan (Bulan September) : Pupuk Kandang + NPK 16‐16‐16 ditambah Karbofuran
  2. Pupuk II setelah 2 bulan Pupuk I (Bulan Nopember) : Pupuk NPK + Mikromil Zn.

Tujuannya : Untuk menyiapkan makanan untuk tanaman mangga dalam tanah.

3. Penyiraman

  • Penyiraman dilaksanakan setiap 3 hari sekali setelah pemupukan (apabila tidak ada hujan)
  • Dilaksanakan pada sore hari secukupnya

Tujuannya : Supaya pupuk yang diberikan cepat diserap akar. (karena musim kemarau)

4. Pemberian Zat Pengatur Tumbuh (Zpt) Dengan Bahan Aktif Palcobutrazol)

  • Dosis disesuaikan dengan petunjuk yang ada
  • Waktu : 2 minggu setelah pemupukan ke 2.
  • Caranya dilarutkan dalam air disiramkan disekitar akar secara melingkar 60 – 70 cm dari batang pohon.

Tujuannya : Supaya Bunga merata

smart detox

5. Mempertahankan Bunga Pada Saat Musim Hujan

  • Melakukan Penyemprotan dengan cara pengabutan 4 Hari sekali dengan PPC/KNO3 + Fungisida + Perekat Penggunaan Fungisida Organik : Kimia (3 : 1)
  • Dilaksanakan sejak mulai keluar mahkota bunga s/d Buah mangga sebesar Bola Pingpong

Tujuannya : Untuk mempertahankan bunga dari serangan cendawan dan Curah hujan yang tinggi.

6. Pengendalian OPT

  • Melakukan Pengamatan rutin
  • Melaksanakan pengendalian sesuai hama yang
  • Sanitasi Lingkungan.
  • Pembuatan Lubang untuk pembuangan sampah dan buah yang jatuh terkena
  • Pengasapan dengan sekam padi pada tong‐tong sampah
  • Pemasangan Petrogenol diluar kebun.

Analisa Usaha Berkebun Mangga Gedong Gincu

smart detox

a. Analisis Biaya
1. Biaya Produksi
Diasumsikan luas area kebun adalah 1 hektar dengan penanaman 100 buah pohon mangga gedong gincu. Misalnya biaya produksi per pohon yaitu Rp 110 ribu x 100 pohon maka jumlahnya Rp 11 juta. Berikut ini rincian biaya produksi per pohon :

  • Pupuk kandang (80 kg x Rp 1 ribu = Rp 80 ribu)
  • NPK Phonska (4 kg x Rp 2,5 ribu = Rp 10 ribu)
  • Zn (1 botol x Rp 20 ribu = Rp 20 ribu)

2. Biaya Pekerja
Misalnya biaya pekerja sebesar Rp 740 ribu maka total biayanya menjadi Rp 11 juta + Rp 740 ribu sama dengan Rp 11.740.000 (sebelas juta tujuh ratus empat puluh ribu rupiah) per hektar. Berikut ini rincian untuk biaya pekerja yang totalnya Rp 740 ribu

  • Penyiraman (1 orang x Rp 20 ribu x 15 hari = Rp300 ribu)
  • Pemupukan I (2 orang x Rp 25 ribu = Rp 50 ribu)
  • Pemupukan II (2 orang x Rp 25 ribu = Rp 50 ribu)
  • Pemeliharaan Bunga (2 orang x Rp 20 ribu x 15 hari = Rp 300 ribu)
  • Panen (2 orang x Rp 20 ribu = Rp 40 ribu)

3. Penerimaan
Diasumsikan menghasilkan 50 kg per pohon di luar musim Jadi untuk 1 hektar dihasilkan 50 kg x 100 = 5 ribu kg buah mangga gedong gincu dan dihargai Rp 25 ribu maka akan didapat 5 ribu kg x Rp 25 ribu = Rp 125 juta
4. Keuntungan
Keuntungan akan didapat dari penerimaan dikurangi total biaya maka didapatkan Rp 125 juta – Rp 11.740.000 = Rp 111.260.000

b. Analisis BEP
1. BEP Volume Produksi
= Total Biaya Produksi : Harga di tingkat Petani
= Rp 11.740.000,‐ : Rp 25 ribu = 469.6 Kg
2. BEP Harga Produksi
= Total Biaya Produksi : Total Produksi
= Rp 11.740.000,‐ : 5 ribu Kg = 2.348 kg

c. Analisis Tingkat Kelayakan Usaha (B/C Rasio)
= Jumlah Penerimaan : Jumlah Pengeluaran
= Rp 125 juta : Rp 11.740.000,‐ = 10,65.
Ini berarti bahwa dari biaya Rp 11.740.000,‐ yang dikeluarkan akan diperoleh penerimaan sebesar 10,65 kali lipat.

d. Analisis Tingkat Efesien Penggunaan Modal (ROI)
= (Keuntungan Usaha Tani : Modal Usaha Tani) x 100%
= (Rp 111.260.000,‐ : Rp 11.740.000,‐) x 100%
= 948%

e. Rasio Keuntungan terhadap Pendapatan
= (Keuntungan Usaha Tani : Modal Usaha Tani) x 100%
= (Rp 111.260.000,‐ : Rp 125.000.000,‐) x 100%
= 89%

(catatan : angka-angka tersebut hanya asumsi)

Demikian info bisnis tentang Cara dan Analisis Usaha berkebun mangga gedong semoga bermanfaat.

Sumber: Medi Humaedi

Komunitas SB1M
loading...

Incoming search terms:

  • analisa usaha tani mangga
  • usaha pohon mangga
  • modal untuk usaha mangga
  • hitungan hari petani mangga
  • hitung keuntungan kebun mangga
  • analisis zpt untuk pohon mangga
  • analisis usaha tani mangga gedong gincu
  • analisis usaha tani mangga
  • analisa usaha tani mangga ptt
  • analisa usaha tanaman mangga

Check Also

Mendirikan Badan Usaha Lain dan Wajib Daftar Perusahaan

Mendirikan Badan Usaha Lain dan Wajib Daftar Perusahaan

Mendirikan Badan Usaha Lain dan Wajib Daftar Perusahaan – Setelah di postingan sebelumnya telah dibahas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *