Home / Bisnis / Mendirikan Badan Usaha Lain dan Wajib Daftar Perusahaan
Mendirikan Badan Usaha Lain dan Wajib Daftar Perusahaan

Mendirikan Badan Usaha Lain dan Wajib Daftar Perusahaan

Mendirikan Badan Usaha Lain dan Wajib Daftar Perusahaan – Setelah di postingan sebelumnya telah dibahas bagaimana cara mendirikan perusahan perseorangan dan perseroan terbatas. Kali ini akan dibahas bagaimana cara mendirikan CV dan koperasi. Berikut prosedur-prosedurnya :

Mendirikan Badan Usaha Lain dan Wajib Daftar Perusahaan

Cara Mendirikan Persekutuan Komanditer (CV)
1. Memohon Akta Pendirian Perusahaan di Kantor Notaris.

  • Pemohon menghadap notaris dengan menyebutkan dan menunjukkan: nama dan alamat penghadap, nama, alamat, maksud dan tujuan perusahaan, modal yang akan digunakan, nama pengurus persero, nama pesero komanditer, tahun buku, dan lain lain. seperti pada perusahaan berbentuk PT.
  • Mendaftarkan akta pendirian perusahaan ke pengadilan negeri di wilayah perusahaan didirikan.

2. Mengajukan SITU
Mengajukan Permohonan Izin Tempat Usaha (SITU) di Dinas Perekonomian dan Perindustrian Kabupaten atau Kota (seperti PT). Mengajukan Permohonan Izin Usaha di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten atau Kota (seperti PT).

Cara Mendirikan Koperasi

  • Minimal 20 orang sepakat untuk mendirikan koperasi.
  • Para pendiri mampu melakukan tindakan hukum, menerima landasan ideal, asas dan sendi dasar koperasi, dan sanggup melakukan kewajiban dan hak sebagai anggota koperasi.
  • Koperasi didirikan dengan akta pendirian badan hukum yang disahkan oleh Kantor Kementerian atau Dinas Koperasi setempat.
  • Akta pendirian memuat anggaran dasar koperasi: tempat kedudukan dan wilayah kerja koperasi, asas dan tujuan koperasi, bidang usaha, keanggotaan, hak dan kewajiban anggota, pengurus dan badan pemeriksa, dan lain-lain.

Wajib Daftar Perusahaan
Undang-undang No. 3 Tahun 1982 Tentang Wajib Daftar Perusahaan (WDP) mewajibkan setiap perusahaan di Indonesia untuk didaftarkan di Kantor Pendaftaran Perusahaan (Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat) agar secara resmi diakui dalam menjalankan bisnisnya. Tujuan WDP adalah untuk mengetahui data perusahaan agar pemerintah dapat menjamin kepastian berusaha dari perusahaan tersebut.

  • Pendaftaran harus dilakukan selambat-lambatnya 3 bulan setelah bisnis dijalankan.
  • Perusahaan yang harus memiliki Tanda Daftar Perusahaan (TDP) adalah Firma, CV, PT, koperasi, atau perusahaan perseorangan yang dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten atau Kota.
  • Manfaat TDP : perusahaan pemilik TDP dapat beroperasi secara sah dan diakui oleh pemerintah, juga oleh pihak-pihak yang membutuhkan perusahaan dalam pengadaan barangataujasa.

Prosedur Permohonan TDP:

  1. Badan usaha atau perusahaan PT Penanaman Modal Asing (PMA), PT Non-PMA, dan Yayasan mendapatkan dahulu pengesahan akta pendirian atau perubahan dari Menteri Kehakiman dan HAM.
  2. Badan usaha koperasi mendapatkan dahulu pengesahan akta pendirian atau perubahan dari instansi terkait.
  3. Badan usaha atau perusahaan CV atau perusahaan perseorangan didaftarkan dahulu di pengadilan negeri setempat sesuai domisili perusahaan.
  4. Mengambil formulir, mengisi, menandatangani, dan mengajukan permohonan TDP ke Kantor Pendaftaran Perusahaan (Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten atau Kota) sesuai domisili perusahaan.

Jika memenuhi syarat WDP, sebagai bukti telah terdaftar perusahaan mendapatkan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang berlaku 5 tahun.

Demikian info bisnis tentang Mendirikan Badan Usaha Lain dan Wajib Daftar Perusahaan semoga bermanfaat.

BANNER FREE MEMBER
loading...

About admin

Check Also

Intuisi Sangat Penting dalam Mengambil Keputusan Bisnis

Intuisi Sangat Penting dalam Mengambil Keputusan Bisnis

Intuisi sangat penting dalam mengambil keputusan bisnis – “Haruskah saya membuka rumah makan padang?”. Itulah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *