Home / Keuangan / Mengatasi Rugi Berkepanjangan Pada Bisnis

Mengatasi Rugi Berkepanjangan Pada Bisnis

Di postingan ini kami akan bahas perihal mengatasi rugi berkepanjangan pada bisnis. Setiap Anda sebagai pengusaha tidak ingin yang namanya rugi mendatang, apalagi rugi yang berkepanjangan. Hal itu akan membuat darah dalam perusahaan (uang kas) Anda semakin terkuras. Jika hal itu terjadi maka kemungkinan kebangkrutan juga akan menghampiri Anda.

Mengatasi Rugi Berkepanjangan Pada Bisnis

Cara Mengatasi Rugi Berkepanjangan pada Bisnis

Mengatasi rugi berkepanjangan pada bisnis harus segera dilakukan. Namun sebelum itu, Anda harus tahu penyebabnya. Berikut ini hal-hal yang bisa membuat perusahaan Anda mengalami kerugian berkepanjangan.

a. Pemilihan Lokasi

Seringkali Anda sudah tahu bahwa lokasi Anda salah, tapi karena sudah terlanjur disewa, Anda tetap pertahankan. Kondisi sepi pun akan membuat kerugian operasional. Berlarut-larut sampai uang (kas) Anda habis. Apa yang harus Anda lakukan? Jika memang terlalu sepi, PINDAH TEMPAT. Lebih baik rugi uang daripada rugi kesempatan dan waktu. Cara lain, jika memungkinkan, fokus pada layanan pesan antar. Tentu saja strategi ini bukan untuk semua bisnis bisa, hanya bisnis tertentu saja.

Jika faktor lokasi sudah benar, pelanggannya pun sudah tepat sasaran, apalagi pernah ramai, terus sekarang sepi, koreksilah diri…! Jangan-jangan kesalahan akibat Anda sendiri contohnya pelayanan yang kurang bagus, kebersihan tidak terjaga, rasa moody, sering tutup dan faktor internal lain di dalam bisnis Anda. Hal tersebut bisa menyebabkan pelanggan Anda kabur.

b. Salah Hitung

Hal ini sering terjadi pada pebisnis pemula. Karena perhitungan meleset alias membengkak, sering kali yang terjadi adalah menggencet budget promosi. Ujung-ujungnya bisnis rugi dan bangkrut. Antisipasinya adalah mau tidak mau harus memasukkan investor atau menambah dana untuk promosi. Hanya saja, saat investor lain masuk porsi saham / kepemilikan tentunya berkurang. Hasilnya Anda sebagai pengelola menjadi tidak bergairah lagi.

Janganlah berpikir bahwa rezeki itu linier. Mungkin di bisnis yang pertama Anda tidak mendapatkan untung besar, itu pun sudah beruntung, karena tidak rugi. Yang terpenting adalah skill, credibility dan network Anda bertumbuh, karena itu akan mempersiapkan diri Anda untuk menangkap peluang-peluang berikutnya. Anggaplah setiap perjalanan bisnis Anda sebagai batu-batu loncatan menuju sukses.

Cara mengatasi rugi berkepanjangan pada bisnis akibat salah hitung adalah dengan mendatangkan orang yang telah berpengalaman dalam estimasi. Yang terbaik yaitu melakukan perbandingan estimasi. Dalam kasus biaya renovasi, Anda bisa meminta penawaran dari 3 kontraktor dengan spesifikasi yang serupa tentunya. Dari situ didapati estimasi yang cukup akurat. Ingat: Serahkan pada yang sungguh-sunguh ahlinya.

c. Idealis, tidak Realistis

Bisa karena optimis buta, tapi juga bisa atau sering karena hobi. Sudah tahu bisnisnya rugi, tapi tidak tega suntik mati, karena sudah melekat di hati. Ingat, bisnis adalah kendaraan untuk mencapai tujuan. Kalau kendaraannya mogok, jangan sentimental, ganti aja. Cara mengatasi rugi berkepanjangan pada bisnis salah satunya ganti bisnis yang sedang tren. Karena kadang bisnis sudah lewat trennya (sunset), atau terlalu kecil demandnya dan perlu diperbaharui.

Mulai berbisnis dari hobi itu sah-sah saja, tetapi ujung dari berbisnis adalah untuk mencari keuntungan. Boleh saja idealis asal cadangan devisanya besar atau sudah punya “sapi perah” (bisnis yang menghidupi Anda dan keluarga) lainnya.

d. Tidak harus memiliki properti untuk menikmati

Banyak kasus orang bangkrut karena terlilit hutang bulanan yang menggerogoti keuntungan bisnisnya. Karena banyaknya yang harus dicicil, hingga modal untuk kulakan termakan cicilan. Akibatnya, penjualan menurun, rugi operasional maka akibatnya Anda akan bangkrut. Mencicil terjadi baik karena perilaku konsumtif atau beli properti terlalu cepat.

Cara mengatasi rugi berkepanjangan pada bisnis Anda ini adalah dengan antisipasi secara keseluruhan. Yaitu dengan mengenali masalah keuangan bisnis Anda. Buatlah laporan keuangan untuk mendeteksi ketidakberesan lebih dini. Salah itu wajar, tapi segeralah membuat keputusan, jangan biarkan masalah keuangan Anda berlarut-larut hingga menyebabkan kerugian.

Disiplin Finansial

Untuk mengatasi rugi berkepanjangan pada bisnis, Anda harus melakukan 7 hal berikut ini terkait keuangan :

1. Pisahkan rekening pribadi dengan perusahaan

Agar terhindar dari penggunaan yang tidak disengaja atau dianggap uang Anda juga. Meskipun perusahaan 100 persen milik Anda, pemisahan rekening ini akan lebih memudahkan untuk akurasi perhitungan.

2. Budgetkan pengeluaran bulanan

Anda harus membuat budget pengeluaran bulanan termasuk gaji Anda. Karena Anda bekerja di perusahaan maka gajilah diri Anda sendiri juga sesuai dengan jabatan dan ‘angka’ kebutuhan Anda atau standar gaji dari perusahaan Anda. Jika terpaksa pinjam maka hitung sebagai kasbon atau hutang yang harus dibayar perusahaan di gajian berikutnya.

3. Buat proyeksi arus kas

Dengan proyeksi arus kas, Anda tahu kapan akan menerima uang, keluar uang, dan akan minus atau plus uang. Dengan itu bisa diambil langkah untuk antisipasi sebelum terjadi minus.

4. Buat laporan arus kas

Idealnya adalah laporan keuangan (Laba/Rugi dan Neraca). Tetapi jika belum memungkinkan karena masih usaha baru, buatlah setidaknya laporan keluar masuk uang atau laporan arus dana. Ini salah satu cara mengatasi rugi berkepanjangan pada bisnis karena kas adalah darah bagi suatu usaha.

5. Pisahkan akunting dengan kasir

Jika bagian yang pegang uang (kasir) juga membuat laporan keuangan, maka ada potensi manipulasi laporan. Misalnya, kas di laporan ada, ternyata saat diaudit tidak ada (terpakai untuk kepentingan pribadi).

6. Hindari uang menginap di karyawan

Banyak kejadian uang yang dibawa pulang ke rumah cenderung akan dipakai, mulai dari alasan foya-foya, saudara sakit, pulang kampung sampai kucingnya mengalami kecelakaan.

7. Lakukan cek stok secara berkala

Celah manipulasinya adalah stok yang sudah terjual, dilaporkan belum terjual. Hasilnya, uangnya pun sudah raib.

Demikian informasi berkaitan dengan mengatasi rugi berkepanjangan pada bisnis, semoga artikel kali ini berguna buat kawan-kawan semua. Kami berharap artikel ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Check Also

Analisis Sensitivitas pada Bisnis Abon Ikan

Analisis Sensitivitas pada Bisnis Abon Ikan Lengkap

Pembahasan kita sekarang yaitu . Dalam analisis setiap investasi usaha, termasuk usaha pengolahan abon ikan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.